Showing posts with label dengan. Show all posts
Showing posts with label dengan. Show all posts

Thursday, December 19, 2013

Mengubah Tampilan Blog Dengan Style Switcher

- 0 comments
Selamat pagi sob...

Kali ini saya ingin berbagi sebuah tutorial yang sangat menarik, yakni mengenai cara mengubah tampilan blog dengan menggunakan style switcher. Style switcher sendiri adalah sebuah aksesoris bagi blog yang dapat digunakan oleh, baik pemilik blog maupun pengunjung blog dengan tujuan mengganti tampilan blog tersebut sehingga menjadi semakin menarik.



Selain membuat blog semakin menarik, tentu saja diharapkan pengunjung blog akan lebih betah untuk berkeliling di dalam blog kita.

Mungkin sudah banyak sekali tutorial tentang aksesoris ini, namun saya lebih suka dengan tampilan style switcher ala Mas Taufik ini, sehingga saya mencoba untuk melakukan modifikasi pada beberapa bagian. Jadi, dengan style switcher ini kita tidak hanya bisa mengubah background menjadi warna saja, namun juga dengan tambahan opsi pattern yang menarik.

DEMO

Disamping itu, ada juga opsi untuk mengganti font, baik style, ukuran, maupun warna, serta ditambah dengan javascript cookie sehingga meskipun pengunjung membuka halaman blog yang berbeda-beda namun perubahan itu akan tetap bertahan, bahkan meskipun pengunjung blog tersebut mengakses blog kita besok, lusa, minggu depannya, sampai bulan depannya karena masa kadaluarsa dari cookie ini sendiri adalah selama satu tahun.

1. Login ke blogger.
2. Masuk ke Template - Edit HTML.

3. Letakkan kode berikut ini tepat diatas </head> atau </body> :

<script type=text/javascript src=http://aiizahh-reader.googlecode.com/svn/trunk/patterns/cookieforblog.js></script>
<script type=text/javascript src=http://aiizahh-reader.googlecode.com/svn/trunk/patterns/styleswitcher.js></script>

4. Simpan Template.

5. Masuk ke Tata Letak - Tambahkan Gadget - HTML/Javascript dan letakkan kode berikut didalamnya :

<style type="text/css">

#styleSwitcher {

  border:none;

  margin:0 0;

  padding:0 0;

  width:98%;

  text-align:left;

  font:normal 11px Tahoma,Arial,Sans-Serif;

  border-collapse:collapse;

}

#styleSwitcher th,

#styleSwitcher td {

  vertical-align:middle;

  border:none !important;

  padding:2px 10px;

}

#styleSwitcher th.title {

  background-color:#ccc;

  padding:5px 10px;

  margin:0 0 10px;

  text-transform:uppercase;

  font-size:12px;

  font-family:Arial,Sans-Serif;

}

#styleSwitcher select,

#styleSwitcher input[type="text"] {

  width:130px;

  border:2px solid #bbb;

  background-color:#9D8675;

  padding:2px;

  font:bold 11px Tahoma,Verdana,Arial,Sans-Serif;

  color:#000;

  display:block;

  margin:0 0 0;

  height:24px;

}

#styleSwitcher select option {

  color:white;

  padding:5px 10px;

  cursor:pointer;

}

#styleSwitcher button {

  font:normal 11px Tahoma,Arial,Sans-Serif;

  padding:3px 5px;

  cursor:pointer;

}

#styleSwitcher #bgColorer {

  overflow:hidden;

  margin:10px 0 10px;

}

#styleSwitcher #bgColorer span {

  display:block;

  float:left;

  width:20px;

  height:20px;

  border:1px solid black;

  margin:0 5px 0 0;

  cursor:pointer;

}

#styleSwitcher #bgpattern {

  overflow:hidden;

  margin:10px 0 10px;

}

#styleSwitcher #bgpattern span {

  display:block;

  float:left;

  width:20px;

  height:20px;

  border:1px solid black;

  margin:0 5px 0 0;

  cursor:pointer;

}

#styleSwitcher input[type="text"] {

  width:118px !important;

  padding:4px !important;

  height:auto !important;

}

</style>

<table border="0" id="styleSwitcher">

  <tr><th class="title" colspan="2">Ubah Tampilan Blog</th></tr>

  <tr>

    <td colspan="2">

     <div id="bgColorer">

      <span style="background-color:#A735E0;" onclick="bgSwitch(this.style.backgroundColor);"></span>

      <span style="background-color:#EF2D19;" onclick="bgSwitch(this.style.backgroundColor);"></span>

      <span style="background-color:#F1FF00;" onclick="bgSwitch(this.style.backgroundColor);"></span>

      <span style="background-color:#F49AC2;" onclick="bgSwitch(this.style.backgroundColor);"></span>

      <span style="background-color:#FA8D63;" onclick="bgSwitch(this.style.backgroundColor);"></span>

      <span style="background-color:#967878;" onclick="bgSwitch(this.style.backgroundColor);"></span>

      <span style="background-color:#49E84C;" onclick="bgSwitch(this.style.backgroundColor);"></span>

            </div>

     <div id="bgpattern">

      <span style="background:url(http://aiizahh-reader.googlecode.com/svn/trunk/patterns/amazing%20willows.png) repeat;" onclick="bgSwitch(this.style.background);"></span>

      <span style="background:url(http://aiizahh-reader.googlecode.com/svn/trunk/patterns/colorful%20circle.png) repeat;" onclick="bgSwitch(this.style.background);"></span>

      <span style="background:url(http://aiizahh-reader.googlecode.com/svn/trunk/patterns/pattern%20flowers.png) repeat;" onclick="bgSwitch(this.style.background);"></span>

      <span style="background:url(http://aiizahh-reader.googlecode.com/svn/trunk/patterns/colorful%20square.png) repeat;" onclick="bgSwitch(this.style.background);"></span>

      <span style="background:url(http://aiizahh-reader.googlecode.com/svn/trunk/patterns/tie.png) repeat;" onclick="bgSwitch(this.style.background);"></span>

      <span style="background:url(http://aiizahh-reader.googlecode.com/svn/trunk/patterns/kinder%20floral.png) repeat;" onclick="bgSwitch(this.style.background);"></span>

      <span style="background:url(http://aiizahh-reader.googlecode.com/svn/trunk/patterns/Brightness.png) repeat;" onclick="bgSwitch(this.style.background);"></span>

            </div>

        </td>

    </tr>

    <tr><th>Tipe Font</th>

        <td>

            <select onchange="fontSwitch(this.value);">

                <option selected="true">--</option>

                <option value="Book Antiqua,Serif">Book Antiqua</option>

                <option value="Times New Roman,Serif">Times New Roman</option>

                <option value="Georgia,Serif">Georgia</option>

                <option value="Arial,Sans-Serif">Arial</option>

                <option value="Tahoma,Verdana,Arial,Sans-Serif">Tahoma</option>

                <option value="Trebuchet MS,Arial,Sans-Serif">Trebuchet</option>

                <option value="Verdana,Arial,Sans-Serif">Verdana</option>

                <option value="Century Gothic,Tahoma,Verdana,Arial,Sans-Serif">Century Gothic</option>

                <option value="Comic Sans MS,Serif">Comic Sans</option>

            </select>

        </td>

    </tr>

    <tr><th>Warna Font</th>

        <td><input type="text" id="fontColorer" value="#000000" onkeyup="fontColor(this.value);"/></td>

    </tr>

    <tr><th>Ukuran Huruf</th>

        <td><input type="text" id="fontSizer" value="12" maxlength="3" onkeyup="changeFontSize(this.value);"/></td>

    </tr>

    <tr><th>Reset</th>

        <td><button onclick="resetStyle();">Reset Semua Tampilan</button></td>

    </tr>

</table>

<small><a href="http://aiizahh.blogspot.com/2013/05/mengubah-tampilan-blog-dengan-style.html" target="blank">Pasang Widget Ini</a></small>

6. Simpan.
7. Enjoy.


Terima kasih, semoga bermanfaat...
[Continue reading...]

Wednesday, December 11, 2013

7 Ksatria yang Mati Dengan Cara yang Konyol

- 0 comments
Sejarah telah membuktikan bahwa aksi2 heroik sang pahlawan selalu berujung dengan kematian yang membanggakan. Dan itulah yang kita tau sampai sekarang. Tetapi, ternyata sejarah juga pernah mencatat bahwa ada beberapa kisah ksatria yang justru berakhir dengan memalukan, maksud saya benar2 memalukan. Pastinya mereka tidak ingin kematian mereka dikenang untuk kemudian dicatat dalam sejarah. Berikut adalah daftar para ksatria yang mati dengan cara yang sangat konyol dan memalukan 


1. Empedokles





Cara kematian: melemparkan diri ke sebuah gunung berapi untuk menjadi dewa

Empedokles adalah seorang filsuf Yunani yang paling dikenal karena teori klasik dari empat elemen. Dikatakan bahwa Empedokles melemparkan dirinya ke gunung berapi aktif Etna di Sisilia untuk membodohi para pengikutnya agar percaya bahwa tubuhnya telah menghilang ke langit dan ia akan terlahir kembali sebagai dewa. Sayangnya, salah satu sandalnya tersangkut dan tidak ikut terlempar ke gunung berapi dan kemudian ditemukan oleh para pengikutnya. Kemudian para pengikutnya sadar bahwa mereka telah dibodohi oleh orang bodoh. blogger.com



2. Pyrrhus Epirus





Cara kematian: Tewas karena dilempar genteng oleh nenek2

Pyrrhus Epirus adalah salah satu penakluk terbesar dalam sejarah. puluhan kerajaan telah ia taklukan. sampai pada saatnya Pyrrhus ditugaskan oleh Cleonymus untuk mengalahkan Sparta dan dijanjikan tahta Sparta. Tapi Pyrrhus lupa akan kehebatan Spartan. ia dikalahkan prajurit Spartan, sehingga ia pindah ke Argos. Sialnya, ketika ia memasuki kota melalui jalan-jalan sempit dengan menunggangi gajah, seorang perempuan tua yang tidak senang dengan konflik yang telah ia ciptakan, melemparkan genteng ke arahnya dari balkon. Pyrrhus tewas dalam seketika.
blogger.com


3. Eleazar Maccabeus - 162 SM




Cara kematian: Dibunuh oleh gajah yang ia bunuh
Kematian Eleazar Maccabeus dikisahkan dalam kitab Perjanjian Lama "I Maccabeus". Dalam Pertempuran Beth-Zakharia, Eleazar melihat musuh bebuyutannya, Raja Antiokhus V menunggang gajah. Kemudian ia berfikir untuk melakukan aksi heroik dengan membunuh gajah dan raja Antiokhus. Eleazar melompat di bawah gajah dan menika perut gajah dengan tombak. Apa yang selanjutnya terjadi sudah ada dalam benak Anda sekalian, bukan? Gajah yang mati jatuh tepat di atas Eleazar dan membunuhnya dengan seketika.
blogger.com


4. Humphrey de Bohun - 1322




Cara kematian: anus tertusuk tombak

Humphrey de Bohun adalah anggota kerluarga Anglo-Norman di Inggris. Ia mendapat perintah dari Raja Edward II untuk memimpin pasukan dalam Pertempuran Boroughbridge melawan Harclay, Humphrey de Bohun tewas dengan cara yang konyol, maksud saya benar2 konyol.
blogger.com

Humphrey de Bohun memimpin pertarungan di sebuah jembatan kayu. Lalu salah seorang dari Harclays pikemen bersembunyi di bawah jembatan, ia mendorong tombak ke atas jembatan diantara jepitan papan kayu. Secara tidak sengaja, tombak tersebut tepat mengenai anus Humphrey. Humphrey de Bohun tewas dan para prajuritnya panik dan melarikan diri.
blogger.com


5. King Edward II - 1327




Cara kematian: anus tertusuk obor [besi]
King Edward II memimpin Inggris selama 20 tahun (1307-1327). Ia lebih senang memiliki hubungan khusu dengan pria daripada dengan wanita. Setelah ia turun tahta takhta dan dipenjarakan, istrinya Isabella (yang marah karena hubungan dekat raja dengan seorang pemuda di Royal Court) mengusulkan cara eksekusi yang sedikit aneh.

Pada malam 11 Oktober ketika sedang tertidur di penjara tiba-tiba raja ditangkap dan diseret. Sialnya, ketika memberontak leher sang raja tersangkut tempat tidur dan tercekik. Pengawal yang menyerat Raja terjatuh dan lebih sialnya lagi obor yang dibawa pengawal jatuh tepat di bagian anus raja. Raja tewas dengan seketika tanpa hukuman."
blogger.com

Keterangan : King Edward II adalah raja dari Humphrey de Bohun. Mereka tewas dengan cara yang sama


6. Kaisar Mughal Humayun - 1556




Cara kematian: Tersandung jubah dan jatuh dari tangga
Kaisar Mughal Humayun adalah penguasa agung yang memerintah Afghanistan, Pakistan, dan bagian utara India dari 1530-1540 dan 1555-1556. Dia adalah seorang pecinta seni dan astronomi. Namun, ia juga sangat religius dan inilah yang menyebabkan ia jatuh (benar2 terjatuh). Ketika ia membawa buku dari perpustakaan, Humayun mendengar panggilan doa. 


Kebiasaannya adalah menumpu-kan satu lutut ketika mendengar panggilan doa kapanpun dan dimanapun ia berada. dan ketika ia menekuk lutut, kakinya tersandung dalam lipatan jubah panjang. Dia kebetulan sedang berdiri di atas sebuah tangga kecil. Humayun jatuh dari tangga dan kepalanya terbentur hingga tewas dalam seketika.


7. Julien Offray de La Mettrie - 1751




Cara kematian: kebanyakan makan

Julien Offray de La Mettrie adalah seorang dokter Perancis, filsuf dan orang jenius. Dia percaya bahwa kesenangan sensual (seperti makan dan seks) adalah satu-satunya alasan untuk hidup, sehingga ia memutuskan untuk menjalani hidupnya dengan prinsip itu. Julien adalah seorang ateis dan percaya bahwa kehidupan di bumi ini hanya sebuah lelucon dan akan berakhir dengan kepuasan diri. Ironisnya, ia meninggal setelah makan terlalu banyak di sebuah pesta yang diadakan oleh pasien yang ia sembuhkan
[Continue reading...]
 
Copyright © 2012. Pincen - Posts · Comments
Powered by Blogger