Showing posts with label tips. Show all posts
Showing posts with label tips. Show all posts

Wednesday, December 18, 2013

6 Tips Sukses Bisnis Waralaba dari Ray Kroc

- 0 comments
Bisnis waralaba atau franchise bisa dikatakan sebagai bisnis yang aman bagi mereka yang belum berpengalaman melakukan bisnis sendiri. Meskipun dikatakan aman, namun Anda tetap perlu cermat dan cerdas dalam memilih usaha waralaba yang akan Anda jalankan nanti. Bagi Anda yang masih bingung dalam menjalankan bisnis waralaba ini, Ray Kroc, pewaralaba pertama dan mantan CEO McDonald’s, mempunyai beberapa tips agar Anda bisa sukses dalam menjalani bisnis waralaba. Berikut tipsnya.
 

1. Temukan penjual waralaba berpengalaman
Agar sukses dalam berbisnis waralaba, tentunya Anda harus tahu kalau penjual waralaba tersebut merupakan orang yang berpengalaman dan sudah lama berkecimpung di bidangnya. Hal tersebut menandakan kalau penjual waralaba tersebut sudah terbukti sukses, sehingga Anda tidak perlu khawatir akan rugi atau ditipu.

2. Pilih waralaba yang diterima oleh pasar
Waralaba yang diterima pasar akan memudahkan Anda dalam penerimaan pasar dan pengembangan usaha. Selain itu, waralaba yang diterima pasar itu juga harus yang kita sukai, agar tidak menjadi beban saat menjalankannya karena kita merasa enjoy melakukannya.

3. Pilih waralaba yang belum jenuh
Waralaba yang belum jenuh maksudnya adalah waralaba yang belum banyak atau masih dalam tahap perkembangan. Anda juga dituntut untuk peka terhadap jenis bisnis bersangkutan, termasuk tajam dalam melihat peluang pasar. Agar waralaba Anda bisa sukses, sebaiknya Anda memilih jenis usaha yang memiliki keunikan tersendiri.

4. Cermati isi perjanjian antara Anda dengan penjual waralaba
Mencermati isi perjanjian antara Anda dengan penjual waralaba harus dilakukan dengan seksama. Hal itu meliputi persentase uang muka atau royalti. Selain itu Anda juga harus melakukan waralaba yang sesuai dengan kemampuan dan budget Anda. Jangan memaksakan diri demi keuntungan.


5. Cari sistem yang mudah dipelajari
Sudah jelas, kalau semakin sederhana suatu sistemdan Anda juga mudah mempelajarinya, maka hal tersebut akan memudahkan Anda dalam menjalankan usaha dan mengembangkan bisnis Anda.

6. Ambil waralaba yang mendukung
Pilihlah waralaba yang memberikan dukungan berupa manajemen atau iklan. Usahakan jangan membeli waralaba yang sistemnya jual-beli putus. Selain risikonya lebih tinggi, sistem ini juga tidak cocok bagi Anda yang masih ingin coba-coba.
Semoga bermanfaat.
[Continue reading...]

Tuesday, October 29, 2013

TIPS ETIKA BERKENDARA

- 0 comments

Walau sehari-hari naek motor, kadang-kadang kite apes dan terpaksa naik mobil. Eh.., pas di belakang kemudi banyak biker kadang ngeselin. Mereka nyemplak motor, lagaknya jalanan milik moyangnya. Padahal kalau kegebok, bikerlah yang cedera paling besar. Iyalah.

Nah, biar kita nggak ngeselin dan terhindar dari celaka, nggak salah menyimak tips hasil rangkuman pengalaman.

HINDARI PELAN TAPI DI TENGAH JALAN

Ini sering terjadi. Mereka adem ayem aje jalan pelan di tengah jalan. Pengemudi mobil bakal kesulitan melewatinya. Apalagi kalau mereka lagi tanggung ngebejek gas.

Biker paham etika harusnya ngerti kalau mau pelan, ya minggir. Supaya kagak jadi handicap pengendara mobil.

WAJIB KASIH TANDA SEBELUM BELOK

Di belakang kemudi mobil, sopir sering bertanya. Nih, motor mau belok ape lempeng. Soalnya dia ngambil posisi di tengah jalan dan di depannya ada pertigaan atau gang.

Nggak sabar, dia ngambil keputusan dan langsung nyusul. Eeh.., tiba-tiba bikernya belok dan jeedaaar! Mobil menghantam motor. Atau motor nyamperin mobil.

Ini akibat biker cuek mau belok. Tanpa sein atau kode tangan. Enak aje dia belok, nggak sadar di belakangnya mobil melaju kencang. Ente wajib melihat ke belakang, kasih tanda kalau mau belok. Jadinya, sopir kagak bingung dan bisa mengantisipasi manuver sobat.

JANGAN NYUSUL MOBIL SEENAK UDELE DEWE

Biasanya terjadi saat lalu lintas lambat merayap alias semimacet. Mobil terpaksa pasrah dalam antrean, sedangkan motor leluasa selimpat-selimpet di antara moncong dan pantat mobil.

Sering terjadi, biker memotong antrean dari kiri ke kanan atau sebaliknya dengan jarak tipis banget. Kalau tiba-tiba mobil menambah kecepatan, bisa dipastikan menabrak motor karena jarak sempit tadi. Kalau toh nggak terjadi tabrakan, sopir biasanya kaget dan mengumpat, Sialan!

Idealnya, penyemplak memperhitungkan betul kalau mau menggunting. Perkirakan jarak aman atau saat mobil betul-betul berhenti.

KELUAR GANG JANGAN KAYAK TIKUS GOT

Tikus keluar dari got, tanpa tengok kiri-kanan. Biker jangan begitu dong! Pernah kejadian, seorang rekan lagi nyopir mobil dalam kecepatan tinggi, langsung banting setir. Gara-gara motor keluar gang ke jalan gede seenak udele dewe. Gue kaget. Akibatnya, mobil terguling dan salah satu keluarga gue luka parah, cerita Faisal Mahbub yang kala itu ada acara ke luar kota.

Ini bener-bener dosa biker. Dalam situasi lain mungkin sopir nggak sempat menghindar dan melabrak biker slonong boy tadi. Prediksi betul kondisi lalu lintas sebelum gabung ke jalur besar.

JANGAN KELEWAT DEKET MOBIL DI STOPAN

Persis lampu merah, sampeyan harus waspada. Nggak sadar, kaki penyemplak nangkring di ban depan mobil.

Lampu ijo nyala, mobil jalan dan menggilas kaki penyemplak motor. Serem, orang itu marah-marah sambil ngegedor kaca mobil.

Ayo salah siapa? Kenapa nyimpen kaki dekat sama ban mobil. Waspada dong!

BE GENTLEMAN KALAU NYENGGOL MOBIL

Macet, buru-buru… ente pasti selimpetan. Biasanya, setang motor nggak sengaja melabrak spion mobil. Payah banget kalau biker langsung kabur atau belagak bego. Harusnya gentleman dong… Dekati sopir dan minta maaf.

Kalau dimaki-maki, ya risiko!

KIAT BALIK ARAH

Mau balik arah pada jalan dengan pemisah jalur, ada kiatnya. Sipnya, semua bodi motor masuk ke pemisah jalan tadi dengan posisi nyerong. Dengan begitu pantat dan moncong motor kagak ada yang nongol. Otomatis, kecil kemungkinan dihantam mobil dari belakang atau depan. Dengan posisi seperti itu pengemudi mobil nggak terhalang.

[Continue reading...]
 
Copyright © 2012. Pincen - Posts · Comments
Powered by Blogger